Tidak akan ada habis-habisnya jika kita ingin mengkaji dasyatnya ciptaan Allah SWT, bahkan semakin kita berusaha untuk mengalinya, rasanya semakin dalam dan semakin banyak pula pelajaran yang dapat kita petik darinya.
Tidak ketinggalan proses penciptaan manusia, Maha besar Allah menciptakan sekitar 7,85 miliar manusia yang ada di dunia ini, menariknya tak ada satu pun diantaranya yang serupa, sebanyak itu diciptakan lengkap dengan kelebihan dan kekurangan serta keberagamannya masing-masing, sudah menjadi barang tuntu, bahwa Allah menciptakan perbedaan di antara mereka.
Pristiwa ini sudah Allah jelaskan dalam surat Al-Hujurat ayat 1-3. Dalam ayat tersebut Allah SWT berfirman "Ya Ayyuhannas inna khalaqnakum min dzakarin wa untsa wa a'alnakum syu-uban wa qabaila lita'arufu inna akramakum indallahi atqakum innallaha alimun khabirun" (QS. Al-Hujurat 1-3)
Yang artinya "Wahai manusia sesunggunya kami ciptakan kamu dari seorang laki-laki dan prempuan dan menjadikan kalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kamu saling mengenal. Sesunggunya orzng yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang bertakwa , sesunggunya allah maha mengetahui lagi maha mengenal"
Selain itu, Mike Robbins dalam bukunya yang berjudul "Be Yourself" berulang kali mengatakan "Bahwa manusia di dunia ini terlahir otentik. Tidak ada rupa maupun karakter dalam jiwa seseorang yang bisa di duplikat oleh orang lain sekalipun keduanya adalah kembar identik"
Simpelnya, Mike ingin mengatakan, Loh itu yah loh, orang lain yah orang lain, loh kagak bisa jadi orang lain, orang lain pun gak bisa kayak loh. Jangan paksakan diri untuk jadi orang lain, syukiria aja apa yang ada.
Jangan paksa ikan untuk terbang, karena itu tugasnya burung, kupu-kupu dan lain sebagainya, tugasnya ikan berenang di air, jabgan juga paksa gaja naik pohan, karena itu tugasnya moyet dan tupai.
Oleh karena itu ngapain minder dengan hidup orang lain, fokus saja dengan tujuan hidup kita. Dan yang paling penting yang harus kita sadari membandingkan diri serta ambisi untuk mendapatkan posisi orang lain merupakan cikal bakal dari kegagalan yang besar.
Ketika melihat teman sukses jadi pengusaha mislanya, kita tergiur ingin menjadi enterpraner juga, di perjalan atau dalam proses untuk kesuksesan di bidang itu, kita bertemu dengan teman yang yang sukses menjadi penulis handal, akhirnya kita juga meinginakan bakat itu, alhasil kita akan menjadi manusia yang kehilangan tujuan hidup.
Maka fokuskan saja pada tujuan hidup kita, rencanakan masa depan sebaik mungkin, temukan potensi diri, lalu fokuskan sampai betul-betul menguasai di budang itu. Terakhir, satu hal yang harus diingat "Anda tidak akan pernah bisa bekerja sepenuh hati jika pekerjaanmu belum kau jadikan hobi, serta hobi yang terbayar adalah kesuksesan yang nyata"
Oleh : Awan Al-Fatih
Tarakan, 13 Januari 2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar